Ketua Umum PBTI Membuka POPNAS 2019 Cabor Taekwondo

Nov, 19 2019
Info PBTI

Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTi) Letjen TNi (Purn) H. Thamrin Marzuki membuka secara resmi Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) 2019 untuk cabang olahraga Taekwondo yang berlangsung Gedung Pendulum IPC Residence and Convention Gadog Puncak, Ciawi Bogor, Jawa Barat (18/11). Multi event pelajar se Indonesia yang mempertandingkan 13 cabang olahraga ini, sebelumnya direncanakan akan di gelar di Papua, sekaligus sebagai test event untuk PON XX 2020, namun, namun karena berbagai pertimbangan akhirnya Popnas diselenggarakan di Jawa Barat dan Jakarta. Cabang olahraga Taekwondo digelar selama 3 hari mulai tanggal 18 - 20 November 2019 dengan mempertandingkan 2 kategori yaitu Kyorugi dan Poomsae dan akan di ikuti oleh 30 provinsi dengan melibatkan 281 atlet. 

Menurut Ketua Umum PBTI, taekwondo adalah salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan di ajang POPNAS 2019 ini. Oleh karena itu menurutnya, sebagai insan Taekwondo Indonesia, kita wajib mensyukurinya. 

“Atas nama pengurus PBTI, saya ucapkan selamat datang di Kota Hujan Bogor, Jawa Barat. Tidak lupa, kami juga mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan yang setinggi tingginya kepada para pelajar atlet Taekwondo dari seluruh Indonesia atas partisipasinya dan peran aktifnya untuk mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Nasional XV Tahun 2019 ini” Ujar Bapak Thamrin Marzuki.  

Ajang Popnas cabor taekwondo kali ini mempertandingkan 2 kategori yaitu Poomsae (Individual Regognized Putra dan Putri) dan Kyorugi (tarung). Untuk  Kyorugi putra terdiri dari nomor Under 45 Kg Putra, Under 48 Kg, Under 51 Kg , Under 55 Kg, Under 59 Kg, Under 63 Kg, Under 68 Kg, Under 73 Kg, Under 78 Kg. Untuk Kyorugi putri terdiri dari Under 44 Kg, Under 46, Under 49 Kg, Under 52, Under 55 Kg, Under 55 Kg, Under 59 Kg, Under 63, Under 68 Kg, Over 78 Kg, Under 42 Kg dan Over 68 Kg. 

Dalam sambutannya, Bapak Thamrin mengatakan bahwa melalui Pekan Olahraga Antar Pelajar ini, khususnya cabang Taekwondo, diharapkan dapat memberikan motivasi kepada para pelajar seluruh Indonesia untuk menyukai olahraga Taekwondo. Ditambahkannya, dengan banyaknya pelajar Indonesia yang memiliki ketertarikan terhadap olahraga taekwondo, maka akan menguntungkan bagi proses pegembangan olahraga taekwondo di Indonesia. 

“Perlu saya sampaikan bahwa persaingan taekwondo dunia semakin ketat dan kompetitif. Saat ini banyak negara semakin serius membina atlet - atlet mudanya termasuk pelajar  di usia dini. Untuk itu Popnas XV ini sangat strategis bagi pengembangan olahraga taekwondo di masa depan. Semakin banyak gelaran event taekwondo yang diikuti oleh anak-anak muda Indonesia, akan semakin pesat pembinaan olahraga taekwondo sejak usia dini.” Terang Bapak Thamrin. 

Lebih lanjut Ketua Umum menyampaikan bahwa Dengan cara inilah Indonesia akan memiliki banyak atlet tingkat nasional mulai dari pra kadet, junior dan senior. Dengan demikian Indonesia dapat mempertahankan sejumlah prestasi besar yang pernah diraih dan tidak menutup kemungkinan Taekwondo Indonesia akan mampu menjadi penyumbang medali terbanyak pada gelaran-gelaran  Internasional di masa yang akan datang.

Mengakhiri sambutannya, Ketua Umum PBTI mengingatkan demi suksesnya Pekan olahraga pelajar nasional ini, ada beberapa hal yang harus menjadi perhatian oleh seluruh peserta, yakni pertama, Awali setiap kegiatan dengan berdoa, agar pekan olahraga ini, khususnya taekwondo terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Kedua, Junjung tinggi sportifitas dalam pekan olahraga ini, sehingga para pelajar yang mengikuti kejuaraan ini terlatih untuk bersikap sportif dalam segala kegiatan. Ketiga, Manfaatkan waktu yang ada semaksimal mungkin, sehingga tujuan pekan olahraga ini dapat tercapai secara maksimal dan terukur. Keempat, Utamakan keselamatan baik para atlet, pelatih, wasit, official, penyelenggara, maupun pendukung. Dan kelima, melalui ajang ini tunjukkan prestasi terbaik yang telah para atlet persiapkan selama ini.

Selaku Ketua Umum PBTI Bapak Thamrin Marzuki juga mengucapkan terima kasih kepada KONI Pusat, KONI Jawa Barat, Pengurus Propinsi (Pengprov) TI Jawa Barat dan segenap Panitia Pelaksana, Suku Dinas Pemuda dan Olahraga Jawa Barat serta rekan-rekan pengurus taekwondo Indonesia, termasuk para wasit yang memimpin jalannya pertandingan di ajang POPNAS 2019 ini serta pihak-pihak yang tidak bisa disebutkan satu-persatu. Semoga dengan gelaran POPNAS 2019 khususnya cabang olahraga taekwondo ini, akan lahir sebuah proses regenerasi taekwondo Indonesia yang  mampu memberikan prestasi maksimal di level dunia.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana  Cabor Taekwondo, Popnas 2019 Dr. Yadi Mulyadi AS berharap ajang POPNAS 2019 untuk cabor taekwondo semoga dapat berlangsung dengan lancar dan sesuai dengan standard kebutuhan pertandingan yang telah diatur dan ditetapkan dalam SOP pertandingan. Dirinya yakin tempat cabor taekwondo yang digelar di IPC Pendulum sangat berkualitas sebagai venue taekwondo.

“Fasilitas yang ada sangat paripurna. Kondisi gedung sangat bagus,” ujar Yadi Mulyadi 

Tak hanya itu, kata Yadi Mulyadi yang saat ini tengah melanjutkan studi di UNJ Jakarta , posisi IPC Pendulum sangat dekat letaknya dengan kawasan Wisata Puncak .

“Hal ini tentunya ada kaitan dengan The City of Sport and Tourism yang memang tengah digagas dan diprogramkan oleh Pemkab Bogor. Itulah alasannya kami menggunakan IPC Pendulum sebagai venue Popnas Taekwondo,”  Imbuh Yadi Mulyadi yang biasa disapa Yadmul itu.

“Sebagai warga Kabupaten Bogor , kami juga ingin jadi bagian untuk mempromosikan kawasan wisata di Kabupaten Bogor kepada semua kontingen yang datang. Sangat tepat jika Venue Taekwondo ini kami gelar di lokasi yang dekat dengan kawasan Wisata,” pungkas Yadmul.