547 Taekwondoin DKI Jakarta Ikuti UKT DAN Kukkiwon

Nov, 12 2019
Info Taekwondo Daerah

Sebanyak 547 taekwondoin mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Sabuk Hitam dan Promotion test DAN Kukkiwon di Ancol Beach City Mall Pantai Carnaval Ancol Jakarta Utara 9 – 10 November 2019. UKT diikuti oleh 5 wilayah berasal dari Pengkot TI Jakarta Timur, Barat, Pusat, Utara, dan Selatan yang masing-masing wilayah sebelumnya secara serempak melakukan simulasi penyegaran teknik.

Dari 547 taekwondoin, pelaksanaan promotion test untuk DAN/POOM 1 sebanyak 474 peserta, dari DAN 1 ke DAN/POOM 2 sebanyak, 90 peserta dari DAN 2 ke DAN/ POOM 3 sebanyak 29 peserta dari DAN 3 ke DAN 4 sebanyak 17 peserta dan dari DAN 4 ke DAN 5 sebanyak 34 peserta.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Pengurus Propinsi Taekwondo Indonesia (Pengprov TI) DKI Jakarta, Mayjen TNI Ivan Ronald Palealu SE, MM dan beserta jajaran pengurus.

Dalam amanahnya, Ketua Umum Pengprov TI DKI Jakarta mengatakan bahwa, gelaran UKT DAN Kukkiwon ini dilaksanakan sebagai bagian dari program pembinaan para taekwondoin di DKI Jakarta. Jumlah sabuk hitam yang begitu banyak di DKI Jakarta memungkinkan dalam 3 tahun terakhir UKT dilaksanakan setiap tahun sejak 2017, 2018 dan sekarang 2019 ditempat yang sama. Banyaknya sabuk hitam yang melakukan promotion test ini diharapkan mampu memberikan semangat bagi para taekwondoin, khususnya mereka yang masih sebagai generasi muda untuk melakukan aktivitas positif, baik bagi mereka yang mengikuti ujian, maupun bagi mereka yang tertarik untuk menimba ilmu menjadi seorang taekwondoin di DKI Jakarta. Harapannya menurut Ketua Umum TI DKI Jakarta, pembinaan dan pengembangan ilmu bela diri taekwondo, sekaligus peningkatan prestasi taekwondo bisa lahir dari mereka-mereka yang telah secara layak menjadi pihak yang bertanggung jawab dalam hal pembinaan dan pengembangan olahraga taekwondo, baik menjadi pelatih maupun penguji di wilayahnya masing-masing karena tersematkannya legitimasi pemegang sabuk hitam - DAN Kukkiwon.

“UKT DAN Kukkiwon yang merupakan bagian dari program pengurus TI DKI Jakarta, selain bertujuan meningkatkan regenerasi dan prestasi, kepentingan besar dari kegiatan ini adalah bagaimana membina generasi muda, sekaligus membantu para orang tua agar mengarahkan anak-anaknya pada kegiatan-kegiatan positif, yaitu berprestasi menjadi seorang taekwondoin.” Ujar Ketua Umum TI DKI Jakarta, Ivan R. Palealu 

Sementara itu, Kabid Binpres TI DKI Jakarta, Djunaedi Tanjung mengatakan bahwa UKT DAN Kukkiwon yang mengusung tema “Tekun Berlatih Sikap Terpuji dan Siap Diuji Menuju Prestasi Tertinggi” ini diupayakan selain menambah kualitas sabuk hitam di DKI Jakata,  yang tentunya akan menambah dan memperluas pembinaan serta pengembangan jumlah taekwondoin di DKI Jakarta, juga diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi prestasi taekwondo DKI di kancah nasional maupun internasional.

Dirinya mengucapkan terima kasih atas kesediaan peserta yang telah mengikuti tata aturan dalam seluruh rangkaian kegiatan UKT ini dengan tertib dan penuh disiplin, Menjadikan ajang UKT bukan sekedar ajang promotion test, tapi juga ajang menebar kebaikan, respect, persatuan, transformasi keilmuan dan contoh karakter positif lainnya yang dibangun oleh para senior-senior taekwondo Indonesia kepada para generasi muda.  “Inilah potensi besar taekwondo DKI Jakarta yag harus selalu dijaga eksistensinya” Terang Djunaedi Tanjung yang biasa di panggil Coki ini.

Kabid Binpres juga mengucapkan terima kasih dan apresiasinya kepada para senior  taekwondo DKI yang hadir memberikan dukungan semangat kepada pengprov TI DKI dan seluruh peserta, antara lain Master Simon Kahaena, Master Willem Gerrits, dan Master Hadi Sugianto. Ucapan terima Pengprov TI DKI Jakarta juga disampaikan kepada Panitia pelaksana sekaligus Komisi UKT Pengprov Ti DKI Jakarta, Master Firdaus Yan yang telah bekerja keras melaksanakan dan menjalan segala ketentuan hingga UKT berjalan lancar. Juga ucapan terima kasih khususnya kepada para penguji dari Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) yang telah menjalankan tugasnya dengan sangat baik. Para penguji tersebut antara lain GM. Anthony Musa Siregar, SH, MKn, GM Ina Febriana Sari Hard Putri, SS dan GM Yefi Triaji, SIP serta dibantu oleh Penguji Nasional asal Pengprov TI DKI Jakarta Master Joni Vernando.

Selain dihadiri oleh para senior dan pengurus TI DKI, UKT kali ini juga dihadiri oleh Ketua Umum Pengkot TI DKI Jakarta Timur, Marsma Donald Kasenda, ST, MM dan Ketua Umum Pengkot TI DKI Jakarta Selatan, Master Madani. Bahkan UKT kali ini semakin semarak dan makin kental kekeluargannya karena dihadiri oleh keluarga (anak, suami/ istri dari masing-masing peserta, termasuk para anak-anak didik dari peserta, yang hadir memberikan supportnya kepada peserta yang merupakan pelatih mereka.

Namun demikian, Coki Tanjung mengungkapkan, " tak ada gading yang tak retak. tak ada satu pekerjaanpun yang bisa dilakukan sempurna". Dalam kesempatan ini, dirinya menyampaikan permohonan maafnya apabila dalam gelaran acara UKT ini masih terdapat kesalahan dan kekurangan. “Evaluasi akan segera kami lakukan untuk memperbaiki dan mengantisipasi acara serupa di masa yang akan datang.” Pungkasnya.