Terpilih Secara Aklamasi, Mayjen TNI Ivan Pelealu Kembali Memimpin Taekwondo DKI Jakarta

Feb, 01 2021
Info PBTI

Dianggap sukses membenahi dinamika organisasi taekwondo di DKI Jakarta dengan pembenahan dari sisi manajemen adminisitrasi dan keuangan yang transparan, akuntable  dan profesional serta didukung progress peningkatan prestasi taekwondo di DKI Jakarta dalam kurun waktu 4 tahun terakhir, Mayjen TNI Ivan Pelealu, SE, MM akhirnya resmi kembali didapuk memimpin Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (TI) DKI Jakarta periode 2021-2025. Ia terpilih kembali secara aklamasi sebagai Ketua Umum Taekwondo DKI Jakarta dalam Musyawarah Propinsi (Musprov) yang berlangsung di Gedung Lemhanas, Jakarta pada Minggu (3/1)

 

 Dalam laporan pertanggungjawabannya, Ketua Umum TI DKI Jakarta tersebut menjelaskan bagaimana tata kelola menajemen organisasi yang berbasis pada akuntabilitas dan profesionalitas dipertanggungjawabkan. Mayjen Ivan sangat memahami bahwa salah satu akar dinamika konflik TI di DKI Jakarta selama ini, berasal dari masalah akuntabilitas dan transparansi. Oleh karenanya, dengan didukung oleh pengurus yang solid dan berkinerja baik serta ikhlas mengelola organisasi, soliditas taekwondo di DKI mulai kembali terbangun dengan baik.

 

 Lima Pengurus Kota (Pengkot) juga sangat merasakan perubahan konstruktif tersebut. Terbukti dalam sesi pandangan umum pertanggungjawaban, seluruh Pengkot mengungkapkan rasa bangga dan puasnya dengan masalah tata kelola administrasi dan manajemen TI DKI ini. Bahkan menurut beberapa sumber, KONI DKI memuji proses adminsitratif laporan kegiatan TI DKI kepada KONI DKI sebagai contoh laporan yang profesional sesuai dengan kaidah dan prinsip laporan kegiatan dan keuangan yang obyektif dan layak di contoh cabor-cabor lain. Menurut para Pengkot, semoga formulasi ini terus dapat dipertahankan dan ditingkatkan pada kepengurusan kedua nanti.  

 

Namun demikian, dalam sesi pandangan umum, pengkot juga memberikan catatan evaluasi terkait masalah pembinaan dan prestasi yang masih harus terus ditingkatkan. Catatan positif tersebut akan menjadi pedoman dalam upaya menuju sukses prestasi TI DKI di event-event nasional, terutama PON XX Papua mendatang.

 

Ivan juga mengucapkan terima kasih atas segala dukungan dan pencapaian TI DKI selama ini.  "Saya berterima kasih kepada seluruh masyarakat Taekwondo Jakarta, khususnya para klub yang membina para atlet, para orang tua yang anaknya memilih taekwondo sebagai olahraga yang digelutinya dan kepada lima pengurus kota yang menjadi ujung tombak kami,” kata Ivan

 

Dalam kepemimpinan selanjutnya, Ivan menyatakan akan fokus pada peningkatan kualitas pembinaan serta membenahi terus manajemen organisasi agar target prestasi atlet dapat tercapai, salah satunya juara umum PON Papua.

 

"Visi pertama saya akan mengembalikan kebanggaan Jakarta untuk bisa medali emas di PON Papua,” ujarnya.

 

Menurut Ivan, salah satu cara yang akan dilakukan untuk mencapai target adalah melalui proses pembinaan secara normatif, mulai dari perekrutan atlet dengan menerapkan sport science, pelatihan dengan mendatangkan atlet-atlet juara Olimpiade, serta melakukan pemantauan kegiatan atlet.

 

Musprov dibuka oleh wakil Ketua Umum PBTI Irjen Pol (Purn) Syahrizal Achyar, SH, MM. hadir pula Ketua Harian PBTI, Ir. Anthony Siregar, SH, MH, Kabid Organisasi Brigjen TNI (Purn) Untung Waluyo, SE

 

Dalam sambutannya, Wakil Ketua Umum PBTI itu menegaskan prinsip komunikasi organisasi yang baik dan efektif yang harus dilakukan oleh Ketua Umum TI DKI dan jajaran pengurus kepada PBTI khususnya dan semua stakeholders yang berpengaruh terhadap eksistensi Taekwondo DKI Jakarta. Karena menurutnya dengan komunikasi yang efektif tersebut, sinergi dan partisipasi akan terbangun dengan baik dan akan berdampak pada kinerja maksimal para pengurus dalam mengejar prestasi.  

 

Selain jajaran Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI), Pengurus Propinsi Taekwondo DKI Jakarta dan pewarkilan 5 Pengurus Kota (Pengkot) di wilayah DKI Jakarta, Musprov juga di hadiri pula oleh Ketua dan jajaran KONI DKI Jakarta dan beberapa undangan. Walaupun digelar secara terbuka, namun mengingat pelaksanaan Musprov berlangsung di tengah wabah pandemi Covid – 19, Musprov kali ini tetap dilaksanakan dengan prosedur dan protokol ketat kesehatan. Seluruh peserta sebelum memasuki tempat acara wajib dilakukan pemeriksaan kesehatan dan Swab.