Taekwondo Indonesia Pastikan Mengikuti Kejuaraan Dunia Poomsae 2020

Nov, 14 2020
Info PBTI

Timnas taekwondo Indonesia memastikan 2 atletnya, yaitu Muhammad Alfi Kusuma dan Rachmania  akan mengikuti kejuaraan dunia “Online 2020 World Taekwondo G2 Poomsae Championship” yang akan diselenggarakan pada akhir November 2020

Alfi dan Rachmania, keduanya dipastikan lolos seleksi yang dilaksanakan oleh Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) di GOR POPKI, Cibubur (12/11).  

Sebelumnya PBTI memanggil 4 orang atlet yakni M. Alfi Kusuma (Jawa Barat) dan Muhammad Hafidz Fachrur Rhozy (Jawa Tengah) di kelompok putra. Sedangkan di kelompok putri terpilih Rachmania (Jawa Barat) dan Mutiara Habiba (Jawa Tengah).

Menurut Kabid Pertandingan PBTI, Charles Lumban Gaol, keempat atlet tersebut adalah atlet terbaik hasil kejurnas E – Poomsae yang berlangsung pada 12 – 13 September 2020 Lalu. Sesuai dengan kategori dalam kejuaraan dunia nanti, PBTI mengirim di kategori individual putra dan putri.

“Mereka diseleksi dengan menunjukkan kapasitas kemampuannya di lima aplikasi taeguk. Sebenarnya keempat keempat atlet itu menunjukkan hasil yang memuaskan, namun tetap diambil 2 atlet terbaik.” Ujar Charles.

Kedua atlet tersebut lanjut Charles, langsung akan melakukan pemusatan latihan nasional untuk dipersiapan di kejuaraan dunia virtual Poomsae.

Sementara itu, Ketua Umum PBTI Letjen TNI (Purn) H. M Thamrin Marzuki mengatakan, diharapkan keikutsertaan atlet kita dapat memberikan hasil maksimal. Oleh karenanya, setelah ini mereka terus digembleng oleh pelatih nasional poomsae di pelatnas.

Menurut Ketua Umum PBTI, dari segi penampilan dan kapasitas penguasaan aplikasi poomsae, power serta balancing atlet-atlet kita sebenarnya tidak jauh berbeda dengan atlet kelas dunia lainnya. Hanya saja yang perlu dipoles adalah mentalitas bertanding jika disaksikan oleh ribuan penonton dengan atmosfir persaingan yang ketat.

“Karena ini virtual, maka peluang atket kita seharusnya lebih besar jika apabila kejuaraan ini disaksikan oleh penonton.” Ujar Thamrin.

Hadir dalam acara seleksi ini, selain Ketua Umum PBTI, Ketua Harian, Antony Siregar dan Kepala Bidang Pertandingan. hadir pula pelatih poomsae nasional asal Korea Mr. Shin Seung Jung dan jajaran pelatih nasional lainnya, manajer timnas Pino Indra, serta Kepala bidang pelatihan dan wasit Internasional GM Ina Febriana sebagai salah satu tim seleksi dan jajaran pengurus PBTI lainnya.  

Untuk diketahui bahwa kejuaraan dunia “Online 2020 World Taekwondo G2 Poomsae Championship” ini merupakan pertimbangan dan keputusan yang diambil oleh presiden World Taekwondo  Chungwon Choe sebagai pengganti kejuaraan dunia poomsae 2020 yang semula akan di laksanakan di Herning, Denmark pada 21-24 Mei 2020. Pembatalan tersebut terkait dengan wabah pandemic Covid – 19 yang melanda seluruh dunia. Olehkarenanya demi menjaga dan mementingkan kesehatan dan keselamatan atlet World taekwondo, selain membatalkan kejuaraaan dunia, kejuaraan open turnamen internasional level G-1 dan G – 2 juga dibatalkan. Namun demikian WT juga memastikan bahwa kejuaraan online ini rencanakanya akan digelar rutin setiap tahun.

Berdasarkan ketentuan aturan yang dirilis World Taekwondo (WT), Proses pelaksanaan kejuaraan ini dimulai saat peserta tiap negara mengirimkan video penampilan atletnya. Peserta memiliki waktu lima hari sejak 16 November untuk mengupload video penampilan poomsae terbaik mereka sebelum dinilai oleh tim yang terdiri dari 7 wasit yang memenuhi syarat, yang dipilih dari 60 wasit dari 37 negara. Kiriman akan dinilai berdasarkan sistem penilaian poomsae standar WT yang memperhitungkan presentasi kekuatan, teknik, nafas, ekspresi, dan keseimbangan gerakan. Skor wasit tertinggi dan terendah untuk setiap video akan dipotong dan rata-rata dari lima skor tersisa akan dihasilkan untuk menghasilkan skor akhir. Jadwal kompetisi tepatnya dari babak penyisihan, semi final dan final akan ditentukan berdasarkan jumlah peserta. Final untuk delapan peserta teratas poomsae yang diakui di Kejuaraan WT G2 akan disiarkan langsung. Video pra-rekam kategori lain untuk WT G2 dan Open Poomsae akan di-streaming sesuai jadwal. 

WT Asia Online Poomsae Championship 2020

Sementara itu, diajang WT. Online Poomsae Championship 2020, Timnas Takwondo Indonesia sampai berita ini diturunkan berhasil masuk final atas nama Defia Rosmaniar. Selain Defia, Indonesia sendiri mengirim  Muhammad Alfi Kusuma, Muhammad Hafidz Fachrur Rozy dan Mutiara Habiba. Final akan berlangsung hari ini 14 November 2020 pukul 15.00 WIB yang bisa disaksikan melalui chanel Youtube :  https://youtu.be/7HsDjotQYqQ