PBTI Sukses Menggelar Korean Ambassador Cup Taekwondo Poomsae Festival 2020

Oct, 26 2020
Info PBTI

Korean Ambassador Cup Taekwondo Poomsae Festival 2020 sukses di gelar di Jakarta secara virtual pada tanggal 24 - 25 Oktober 2020. Gelaran  yang menjadi agenda tahunan ini dibuka oleh Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) Letjen TNI (Purn) H. M. Thamrin Marzuki didampingi Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Mr. Park Tae Sung dan Deputi IV Kemenpora RI Chandra Bhakti.

Dalam sambutannya, Ketua Umum PBTI mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah Korea, melalui kedutaan besar taekwondo Korea, Korean Culture dan Yayasan Promosi Taekwondo Korea (Taekwondo Promotion Foundation/ TPF) dan instansi Korea lainnya yang terlibat baik langsung maupun tidak langsung, sehingga Kejuaraan Taekwondo Korean Ambassador Cup ini setiap tahun tetap bisa diselenggarakan, walaupun di tahun 2020 ini kejuaraan berlangsung di tengah wabah pandemic Covid – 19.

Khusus mengenai kerjasama Indonesia dan Korea dalam olahraga taekwondo, Selama ini pemerintah Korea telah banyak memberikan kontribusi pada pengembangan infrastruktur dan sumber daya manusia Indonesia, dalam hal pembinaan dan pengembangan prestasi taekwondo. Utamanya kepada para atlet, wasit dan para pelatih.

“Sejauh ini, melalui kerjasama antara PBTI dan Kedutaan Besar Korea, dengan organisasi taekwondo dunia, yakni World Taekwondo (WT) dan Kukkiwon serta dengan asosiasi taekwondo Korea, taekwondo Indonesia sudah banyak diberikan kesempatan untuk diberikan kemudahan dalam bentuk fasilitas dan berbagai bentuk program sinergitas dan kolaborasi konstruktif lainnya bagi upaya menuju perkembangan atmosfir taekwondo dan prestasi taekwondo Indonesia.Termasuk pengiriman pelatih, kemudahan melakukan diklat bagi para wasit dan pelatih, hingga penyediaan tempat pemusatan latihan bagi para atlet pelatnas di Korea melalui kerjasama PBTI dengan Taekwondo Promotion Foundation (TPF) sejak tahun 2018 lalu.” Ujar Thamrin Marzuki

Dalam konteks itulah, dirinya selaku Ketua Umum PBTI, mengapresiasi kinerja kedutaan besar Korea sebagai representasi pemerintah Korea dan seluruh pihak yang menjadi mitra kerja pemerintah Korea di Indonesia dalam upaya mengembangkan taekwondo di Indonesia. Dirinya berharap, kedepan hubungan kerjasama Indonesia – Korea, khususnya dalam bidang seni, kebudayaan dan olahraga dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan.

Sementara itu duta besar Korea untuk Indonesia, Mr. Park Tae Sung Mengatakan atas nama Kedutaan Besar Republik Korea dan Pusat Kebudayaan Korea, dirinya menyambut baik dilaksanakannya kejuaraan Korea Mabassador Cup 2020 ini. Kejuaraan taekwondo ini adalah salah satu dari banyak acara yang berlangsung selama Pekan Korea 2020, serangkaian pengalaman budaya yang dirancang untuk memberikan kesempatan yang memperkaya budaya kepada warga Indonesia.

Dirinya ikut prihatin bahwa Pandemi COVID-19 yang telah melanda seluruh dunia, termasuk dunia olahraga seperti komunitas Taekwondo. Kita hanya bisa membayangkan semua rasa sakit yang pasti dirasakan banyak atlet ketika acara dan kompetisi-kompetisi dibatalkan.

“Inilah mengapa saya sangat senang menyambut kejuaraan ini dengan sangat antusias. Walaupun yang diikuti baru sebagian besar di nomor Poomsae, namun kejuaraan ini tetap memberikan hiburan dan sarat dengan pertunjukan kemampuan ilmu bela diri tradisional Korea yang bisa menjadi pengalaman berharga untuk para atlet.” Terang Dubes Tae Sung.

Dikejuaraan yang diikuti oleh 300 atlet dari 75 klub taekwondo di seluruh Indonesia ini, atlet terbaik putra untuk kategori individual poomsae dari divisi pra kadet diraih oleh Adnan Ibrahim Pratama  asal klub Fazz Taekwondo team dari Jawa Barat. Sedangkan atlet terbaik putri diraih oleh Jauza Patun Irawan dari klub Rusa, Bogor. Untuk divisi Cadet, kategori individu atlet terbaik putra diraih oleh Sulthon Naufal Nurrofiqq dari Speed  club. Sedangkan kategori putri direbut oleh Cyndi Patricia Figo dari klub Jeonsa Taekwondo. Untuk divisi Junior, atlet terbaik diraih oleh Muhammad Habibbil Farhat dari PPLPD Kab. Katingan. Untuk putri direbut oleh  Widya Dwi Syafira dari team Banyu Asin, Sumatra Selatan Mereka para juara yang terbaik tersebut ditentukan berdasarkan jumlah medali emas dan nilai point tertinggi yang diraih.

Sementara itu, secara akumulatif, klub terbaik sesuai dengan divisi, kategori dan nomor yang diikuti direbut oleh Klub Boneka Kakao, yang menjadi klub terbaik untuk atlet yang tampil di divisi Pra Kadet dan kadet untuk kategori individual dan kyukpa. Untuk divisi Junior, klub terbaik direbut oleh Masker BTS. Untuk Freestyle klub terbaik ditempati oleh CD BTS dan Mask Pack BTS.