PBTI Laksanakan Diklat dan Penyegaran Wasit Nasional di Sumsel

Dec, 23 2020
Info PBTI

Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) kembali menggelar Pendidikan dan latihan (Diklat) serta (penyegaran) refreshing wasit Nasional dan wasit daerah (Kyorugi dan Poomsae) yang berlangsung di  Hotel Best Skip Palembang, dari tanggal 21 – 24 Desember 2020. Diklat dan penyegaran wasit kali ini diikuti sebanyak 60 wasit Se – Sumatra. Diantaranya berasal dari Sumsel, Bengkulu, Jambi, Bangka, Riau, Lampung dan sebagainya. Pembukaan acara Diklat dihadiri oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumatra Selatan H. Akhmad Yusuf Wibowo yang juga dihadiri oleh Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBTI Yefi Triaji.

Dalam sambutannya Kepala Dispora Sumsel mengatakan bahwa dirinya mengapresiasi induk cabang olahraga taekwondo, dalam hal ini PBTI yang secara kontinyu menyelenggarakan diklat dan penyegaran wasit nasional dan daerah. Menurutnya kegiatan tersebut sangat penting bagi para praktisi taekwondo Indonesia untuk meningkatkan dan menyeragamkan kompetensinya sebagai wasit.

“Saya ucapkan terima kasih kepada PBTI yang telah mempercayakan Sumsel sebagai tuan rumah penyelenggaraan Diklat wasit ini yang pesertanya berasal dari berbagai wilayah di Sumatra.” Ujar Yusuf Wubowo

Ditambahkan Yusuf, Ia berharap dan mengajak para praktisi olahraga untuk memaksimalkan sarana dan prasarana di Jakabaring Sport City (JSC) Palembang. Menurutnya, sarana tersebut bukan saja digunakan untuk mendorong semangat prestasi, tapi juga untuk mengkampanyekan  Fifa World Cup U-21 yang akan berlangsung tahun depan. Selain itu, dirinya juga mengajak para insan olahraga untuk menjadikan kegiatan olahraga sebagai bagian dari bisnis dan industri pariwisata. Hal ini sesuai dengan tagline program dan orientasi kemenpora yang dicanangkan pada saat Hari Olahraga Nasional beberapa waktu yang lalu. Dengan demikian, ada hubungan sinergis dalam aktivitas keduanya yang saling mendukung. Apalagi menurutnya, saat ini pandemic covid – 19 masih melanda di seluruh dunia, yang berdampak kesemua aspek. Termasuk olahraga dan aktivitas ekonomi lainnya.

Sementara itu, Kepala bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres PBTI), Yefi Triaji mengatakan bahwa kegiatan diklat dan penyegaran wasit nasional dan daerah ini adalah merupakan program rutin PBTI, khususnya untuk bidang perwasitan dalam upaya untuk meningkatkan dan menjaga kompetensi para wasit. Hal ini dikarenakan peraturan perwasitan selalu mengalami perkembangan dan perubahan sesuai yang dikeluarkan oleh World Taekwondo (WT).

“Intinya diklat kali ini bertujuan meningkatkan skill dan pemerataan pengetahuan para wasit, agar para wasit yang berasal dari Jawa dan diwilayah lain, terutama di Sumatra  juga memiliki kompetensi yang sama sesuai kapasitasnya, apakah sebagai wasit nasional atau sebagai wasit daerah.” Terang Yefi.

Disamping itu menurutnya, kegiatan yang dilaksanakan di Sumsel ini juga sebagai upaya PBTI agar kegiatan berlangsung efektif, tidak memberatkan peserta karena dilakukan per wilayah. dan kebetulan Palembang masuk dalam agenda tuan rumah kegiatan untuk wilayah Sumatra.

Ditempat terpisah, Ketua Komisi Perwasitan PBTI, Hand Prihatindra meminta agar para wasit terus mengasah pengetahuan dan skill-nya sebagai wasit. Sehingga ketika nantinya bertugas, para wasit menjadi pengadil yang obyektif. Karena karir wasit dalam cabor taekwondo juga sangat jelas, apakah sebagai chief referee, technical delegate, CSB, Review Jury (RJ), maupun sebagai Technical Assistant (TA).  Oleh karena itu dirinya meminta agar peserta diharapkan focus dan serius dalam mengikuti setiap materi yang disampaikan oleh para instruktur dan narasumber. Lebih interaktif dan yang paling penting memahami dan dapat mengaplikasikan teknik penilaian dalam pertandingan.  

“Inikan refreshing wasit, jadi perlu peningkatan kompetensi wasit untuk diasah ulang, diberi pengetahuan dan pelajaran-pelajaran yang baru untuk kegiatan di Pekan Olahraga Nasional (PON), maupun pada Pekan Olahraga Pelajar ditahun depan di Palembang,” Ujar Hand.