Ong Stevanus : Ada Mimpi yang Belum Terealisasi

Aug, 25 2017
Wawasan & Motivasi

Untuk kesekian kalinya  Ong Stevanus Ariasuseno, mantan atlet nasional Taekwondo Indonesia mengabdikan dirinya berbagi ilmu dan pengalaman kepada para taekwondoin muda di tanah air. Melalui program Coaching Clinic "Ong Stevanus : Born To Be A Champion", Ong biasa dipanggil mencoba ikut berkontribusi memberikan yang terbaik bagi upaya menumbuhkembangkan motivasi dan semangat berlatih para taekwondoin muda, sehingga menginspirasi mereka untuk lebih berprestasi dimasa depan.

Sukses dua kali menggelar coaching clinic diberbagai tempat, belum lama ini  Ong juga menggelar coaching clinic di Bekasi pada tanggal 16 Juli 2017 lalu. Coaching clinic yang ke 3 ini bertempat di Gor Tambun Kab Bekasi diikuti oleh 108 peserta dari 4 dojang di kab bekasi yaitu Dojang STONER(penyelengara acara), Dojang GROW, Dojang KBTC dan Dojang TICC.

Coaching clinic ini berlangsung dengan baik karena antusias dan semangat para peserta yang sangat besar. Peserta coaching clinic terdiri dari anak usia 4 tahun sampai usia 50 tahun .

Menurut Ong, tag line "born to be a champion" di pakai pada setiap acara coaching clinic karena Ia ingin membagikan pengalaman dan semangat untuk meraih mimpi menjadi seorang juara sehingga dari mimpi itu lahirlah seorang juara sejati.

“Ada mimpi yang belum terealisasi, yakni melihat generasi baru taekwondo lahir dan mengharumkan nama Indonesia di Pentas Podium dunia” Terang Ong.

Semoga dengan roadshow-nya ke berbagai daerah, menularkan sedikit pengalamannya sebagai atlet, ini menjadi bagian dari kontribusinya sebagai mantan atlet. Ia menyadari apa yang dilakukannya adalah hanyalah sedikit oase ditengah harapan besar bagi seluruh praktisi taekwondo Indonesia yang berharap taekwondo Indonesia tampil di pentas dunia. 

“Saat ini yang bisa ia sumbangsihkan untuk para taekwondoin muda hanyalah itu, dan semoga dari yang sedikit ini, mereka bisa tambah semangat berlatih.” Ujar Ong yang saat ini juga owner dibidang usaha Cloting dengan brand Pugnator itu kepada TIN. 

Selanjutnya, pada tanggal 1-3 Oktober 2017 mendatang, dirinya juga akan di undang oleh persatuan Foreigners Indonesia yang tergabung sebagai TKI,TKW dan orang indonesia yang berada di Hongkong untuk mengisi coaching clinic di sana.

Terkait permintaan Coaching Clinic tersebut, dirinya merasa bangga, bersyukur dan makin bersemangat untuk membagikan pengalaman dan memotivasi kepada taekwondoin yang tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di luar Indonesia yang antusias untuk belajar dan saling bertukar wawasan melalui kegiatan coaching clinic ini.