Kejurprov Taekwondo Virtual Se-Kalimantan Utara Sukses di Gelar

Dec, 21 2020
Info Kejuaraan

Kejuaraan Taekwondo Indonesia Virtual Poomsae Se-Propiinsi Kalimantan Utara tahun 2020 sukses digelar.  Diikuti 140 peserta dari 5 kabupaten/kota, kejuaraan ini berlangsung selama 2 hari dari tanggal 19 – 20 Desember 2020 dan dibuka oleh Ketua Umum Pengurus Propinsi Taekwondo Indonesia (Pengprov TI) Kaltara, Muhammad Nasir di Hotel Galaxy Tarakan.

 

Dalam sambutannya, Muhammad Nasir mengatakan bahwa pihaknya mengapresiasi dilaksanakannya kejuaraan taekwondo se propinsi Kalimantan Utara ini. Walaupun hanya digelar secara virtual dan hanya dalam kategori poomsae.

 

“Sebenarnya kejuaraan ini sudah dipersiapkan lama, namun karena pandemi Covid – 19 baru kali ini bisa dilaksanakan.” Ujarnya.

 

Ia berharap bahwa dari kejuaraan ini, akan teridentifikasi atlet-atlet berbakat Kaltara yang akan nantinya dalam jangka panjang bisa mewakili Kaltara di event-event nasional. Khususnya dilevel kejurnas dan PON. Oleh karenanya, melalui tim talent scouting, pihaknya akan terus memonitoring dan mengevaluasi perkembangan dan prestasi para atlet-atlet muda sebagai bagian dari proses regerenasi atlet-atlet senior Kaltara..

 

Selain itu, dirinya yakin, dengan melihat pola pembinaan yang dilakukan oleh para pelatih saat ini dan makin tingginya atmosfir kegiatan taekwondo di Kaltara, kedepan taekwondoin Kaltara akan mampu berprestasi di tingkat nasional dan optimis ada atletnya yang memberikan kontribusi berada di timnas taekwondo Indonesia.

 

Selain ketua Pengprov TI Kaltara beserta jajaran pengurus, kejuaraan juga dihadiri oleh Ketua Komisi Perwasitan Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI), Hand Prihatindra, Walikota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes, ketua KONI Kaltara, H. Muhammad Nasir, SE, Ketua KONI Tarakan, Rukisah, Ketua Pengkot Tarakan, Rusli dan para praktisi senior taekwondo Kaltara.

 

Sementara itu, wakil penyelenggara Herwinda Rahmawahyuni menjelaskan bahwa  kejuaraan kali ini mempertandingkan dua kategori. Yakni kategori festival dan prestasi. Untuk kategori  festival diikuti oleh para atlet usia pra kadet 5 – 6 tahun sebanyak 103 peserta yang berasal dari 6 klub, yakni Klub Nunukan, Gladiator Tarakan, SKIP Tarakan, Pamusia Tarakan, Intimung Malinau, Agathis dan Klub KTT. Sementara untuk kategori prestasi diikuti oleh atlet kadet dan junior sebanyak 40 peserta dari Kabupaten Nunukan, Kabupaten Bulungan, Kabupaten Tarakan, Kabupaten Malinau dan Kabupaten Tana Tidung Kalimantan Utara.

 

“Walaupun digelar Virtual, kejuaraan ini tetap mendapat antusiasme yang tinggi dari peserta. Mereka tetap bersemangat mengirim video terbaiknya untuk dinilai oleh para wasit, yang kebetulan kita mendatangkan 5 wasit, yakni 2 wasit internasional asal Balikpapan dan Tarakan, 2 wasit nasional dan 1 wasit daerah. Para wasit juga disupervisi langsung oleh Ketua Komisi Perwasitan PBTI.” Terang Herwinda.   

 

Kontingen Nunukan dan Klub Gladiator Juara Umum

 

Dalam Kejurprov kali ini, kontingen taekwondo Nunukan berhasil meraih juara umum. Nunukan meraih medali emas terbanyak di kategori prestasi dengan 6 emas, 1 perak. Disusul tuan rumah Tarakan dengan 3 emas, 4 perak,1 perunggu. Sementara di peringkat ketiga ditempati Bulungan dengan 1 emas, 2 perak, 7 perunggu. Sementara kontingen Kabupaten Tana Tidung (KTT) di peringkat keempat dengan 2 perak dan 5 perunggu. Posisi terakhir ditempati Malinau dengan 1 perak dan 2 perunggu.

 

Di kategori festival, dojang Gladiator asal Tarakan keluar sebagai juara umum dengan meraih 14 emas, 10 perak, 6 Perunggu. Peringkat kedua ditempati dojang Skip dengan 11 emas, 4 perak dan 12 perunggu. Peringkat ketiga ditempati dojang Pamusian dengan 4 emas, 3 perak, 8 perunggu. Disusul dojang Agathis dengan 1 emas, 5 perak, 15 perunggu. Di peringkat kelima ditempati dojang Intimung dengan 1 emas, 3 perak, 1 perunggu dan Nunukan meraih 1 emas, 2 perak, 1 perunggu.

 

Herwinda menambahkan bahwa kejuaraan ditengah pandemic ini baru pertama kali dilaksanakan. Menurutnya pasti ada kekurangan. Oleh karenanya Ia memohon maaf jika pelaksanaan kejurprov kali ini masih banyak kekurangan disana-sini. Setelah ini dirinya berjanji akan mengevaluasi secara keseluruhan pelaksanaan kejurprov ini agar kedepan menjadi lebih baik lagi. Namun demikian, Ia juga berharap kejuaraan yang dilaksanakan dengan lancar ini akan menjadi contoh untuk nantinya dilaksanakan kejuaraan-kejuaraan open turnamen lainnya di wilayah Kaltara.

 

“Yang positif akan terus kita tingkatkan dan menjadi acuan, dan kekurangan, akan kita segera evaluasi untuk penyempurnaan kegiatan kejuaraan berikutnya.” Ujarnya.