Dihadiri Kabid Binpres PBTI, Taekwondo Racata Sukses Gelar UKT Online

Oct, 16 2019
Info Dojang

Taekwondo Racata sukses menggelar Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) yang ke 107,  di Mall WTC Mangga Dua, Pademangan, Kota Jakarta Utara,13/10. UKT dari sabuk kuning sampai dengan sabuk merah kali ini diikuti sebanyak 575 peserta dari berbagai unit latihan yang tersebar di DKI Jakarta, dari tingkat SD, SMP, SMA hingga mahasiswa.

UKT kali ini dihadiri langsung oleh beberapa pengurus PBTI, antara lain Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres), Yefi Triaji, SIP, Humas PBTI, Andi Trinanda, SE, MM, Komisi Pertandingan Charles Christofus, SE. dan komisi antar lembaga PBTI, Fernando Sinisuka, SH. Selain pengurus PBTI, UKT juga dihadiri oleh Ketua Harian Pengurus Propinsi Takwondo Indonesia (Pengprov TI) DKI Jakarta, H R Hasibuan.

Seperti tahun-tahun sebelumnya pelaksanaan UKT dilakukan secara online. Peserta mendaftarkan dirinya secara online melalui aplikasi Google form, yang bisa di download melalui play store. Penggunaan aplikasi ini sudah dilakukan oleh Taekwondo Racata sejak 2015 lalu dan terbukti mempermudah dan mengefektifkan pelaksanan UKT. Hasil UKT dapat dilihat hari itu juga secara real time, tidak ada lagi penggunaan berkas-berkas yang menjadi syarat kelengkapan administratif, karena data peserta seluruhnya secara valid sudah tersedia dalam database.

Menurut Dewan Guru Taekwondo Racata, Muchtarom Garry, SE, Pelaksanaan UKT Taekwondo Racata merupakan kegiatan rutin yang secara periodik dilakukan guna mengevaluasi sekaligus memonitor perkembangan para siswa serta memberikan apresiasi langsung berupa kenaikan tingkat geup bagi yang layak dan dinyatakan lulus.

Selain itu, ajang ini juga menjadi sarana silaturahmi dengan para orang tua siswa untuk berbagi berbagi informasi dan perkembangan para siswa selama berlatih.

“Tentu, sangat penting artinya ketika para pengurus Racata bertemu dan berdiskusi langsung dengan para orang tua siswa. Karena kemajuan sebuah unit latihan dan keberhasilan program pembinan dan pengembangan prestasi para siswa juga sangat tergantung sejauhmana terbangunnya persepsi antara pelatih dengan orang tua. Jika sinergi antara orang tua dengan para pelatih terjalin secara konstruktif, tentu akan menjadi indikator apakah suatu unit latihan nanti bisa berhasil dengan baik atau tidak dalam menjalankan program-program latihannya”. Terang Muchtarom,

Sementara itu, kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBTI, Yefi Triaji dalam sambutannya mengatakan bahwa dirinya bangga dan bersyukur melihat salah satu klub taekwondo, dalam hal ini taekwondo Racata, yang dari tahun ketahun selalu terlihat semakin baik dalam hal tata kelola organisasimya. Kabid Binpres mengapresiasi pengelolaan klub yang menurutnya modern dan update pada perkembangan situasi saat ini serta “well organize”, yang berpedoman pada kualitas pelayanan dan pembinaan serta pengembangan prestasi para siswa-siswinya. Dalam konteks itulah sebagai Kabid Binpres, dirinya mengajak para klub taekwondo yang lainnya untuk mengikuti jejak taekwondo Racata ini. Salah satu yang menurutnya perlu dicontoh adalah bagaimana mengelola ratusan, atau bahkan ribuan peserta UKT dengan menggunakan instrumen teknologi informasi secara online.

“UKT online menjadi solusi terbaik untuk mengefektifkan dan meningkatkan pelayanan serta tata kelola organisasi dengan baik.  Semua menjadi cepat, mudah, dan terukur serta transparan ” Ujar Yefi Triaji.

Lebih lanjut Yefi mengatakan dirinya juga berterima kasih kepada para orang tua yang telah memberikan dorongan semangat dan motivasi kepada anak-anaknya berlatih di Racata. Yefi megingatkan bahwa peran orang tua siswa sangatlah penting dalam proses pembentukan karakter, mentalitas dan spirit prestasi anak-anaknya. Dirinya berharap hubungan antara orang tua murid dengan para pelatih dan pengurus ini agar terus terjaga sinergitas dan dukungannya terhadap program-program pembinaan, latihan dan program-program lainnya yang telah dan akan dilaksanakan oleh Racata. Jika sinergitas ini terus dijaga, tidak mustahil suatu saat nanti atlet-atlet taekwondo binaan Racata ada yang mengisi pos-pos atlet di timnas taekwondo Indonesia. Dirinya juga berpesan kepada para pelatih dan pengurus di taekwondo Racata untuk senantiasa terus kreatif dan inovatif melakukan terobosan-terobosan positif guna meningkatkan pelayanan, pembinaan dan pengembangan prestasi para atlet di masing-masig unitnya yang tersebar di Jakarta.

Diakhir pesannya, Yefi Triaji menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta untuk mengikuti UKT. dirinya berharap seluruh peserta akan lulus sesuai dengan oyektifitas penilaiannya oleh dewan guru.  

*) Adt